cropped-flower6.jpg

Kreativitas Linguistik

Ilmu yang menelaah tentang bahasa tidak bisa dipisahkan dari pemakai bahasa tersebut. Fungsi bahasa sangat penting dalam kehidupan manusia. Para ahli ilmu sosial mulai mengkaji hubungan antara manusia dalam hubungannya dengan bahasa sebagai alat interaksi sosial (social interaction), sehingga munculah ilmu tentang bahasa (linguistik).

Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi. Telaah ilmu bahasa tidak bisa dipisahkan dari pemakai bahasa. Salah satu tujuan linguistik adalah memberikan sifat-sifat bahasa yang umum bagi manusia dan yang membedakannya dari sistem komunikasi binatang.

Cairns (1976: 5) menyatakan bahwa bila kita ingin memandang bahasa sebagai suatu ciri biologis manusia, maka haruslah kita menjelaskan bagaimana caranya suatu sistem biologis seperti otak manusia dapat mewujudkan kreativitas.

Maka dari itu aspek kreatif bahasa harus mendapat perhatian yang besar. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai kreativitas bahasa, khususnya pada aspek kreativitas yang keempat yaitu kesanggupan kosa kata baru.

 

Psikolinguistik

Psikolinguistik adalah ilmu yang mengkaji hubungan psikologi manusia dengan sistem bahasa yang digunakan untuk saling berkomunikasi. Robert Lado, seorang ahli dalam bidang pengajaran bahasa mengatakan bahwa “psikolinguistik adalah pendekatan gabungan melalui psikologi dan lingusitik bagi telaah atau studi pengetahuan bahasa, bahasa dalam pemakaian, perubahan bahasa, dan hal-hal yang ada kaitannya dengan itu yang tidak begitu mudah dicapai atau didekati melalui salah satu dari dua ilmu tersebut secara terpisah atau sendiri-sendiri”. (Lado, 1976:220)

 

Menurut Ronald W. Langacker “psikolinguistik adalah studi atau telaah mengenai behavior atau perilaku linguistik yaitu performansi atau perbuatan dan perlengkapan atau aparat psikologis yang bertanggungjawab atasnya”. (Langacker, 1968:6)

 

John Lyons berpendapat bahwa “psikolinguistik adalah telaah mengenai produksi (sintesis) dan rekognisi (analisis)’. (Lyons, 1968:160)

 

Kreativitas Linguistik

Kreativitas atau produktivitas merupakan ciri bahasa yang universal dan Chomsky selalu menekankan adanya kesemestaan bahasa, universalia bahasa atau “linguistic universals” atau “language universals”. (Silitonga, 1976:121)

Kreativitas lingusitik mempunyai 4 aspek, yaitu:

  • Keterbatasan ekspresi linguistik
  • Relatif bebas dari pengawasan stimulus
  • Keserasian ujaran dengan keadaan
  • Kesanggupan mencipta kosakata baru.

 

Kesanggupan Mencipta Kosa Kata Baru

Aspek keempat dari kreativitas linguistik adalah kemampuan mencipta kosa kata baru. Cara untuk membentuk kata-kata baru ada bermacam-macam, diantaranya:

  • Dengan penggabungan kata-kata atau bagian-bagian kata yang sudah ada sebelumnya.
  • Dengan jalan mengganti makna kata-kata yang telah dipergunakan sebelumnya.
  • Dengan jalan meminjam kata-kata dari bahasa lain, baik bahasa daerah maupun bahasa asing.
  • Dengan jalan menciptakan kata-kata baru, yang sebelumnya belum pernah ada.

Dalam hal ini sistem bahasa sebagai satuan kognitif nampak ketika setiap orang yang normal dalam jangka waktu yang tidak tentu menganggap ucapan-ucapan baru sebagai ucapan-ucapan yang wajar.

 .

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s