PSIKOLINGUISTIK

PSIKOLINGUISTIK

Pengertian Psikolinguistik

 

  • Psikologi

Secara etimologi kata psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno psyche dan logos. Kata psyche berarti “jiwa, roh, atau sukma”, sedangkan kata logos berarti “ilmu”. Jadi psikologi secara harfiah berarti “ilmu jiwa”, atau ilmu yang objek kajiannya adalah jiwa. Dalam psikologidikenal adanya psikologi yang mentalistik, behavioristik, dan yang kognitifisik.Psikologi yang mentalistik melahirkan aliran yang disebut psikologi kesadaran. Tujuan utama psikologi kesadaran adalah mencoba mengkaji proses-proses akal manusia dengan mengintropeksi atau mengkaji diri, yang lazim disebut psikologi intropeksionisme.

 

Psikologi yang behavioristik melahirkan aliran yang disebut psikologi perilaku. Tujuan utama psikologi perilaku adalah mengkaji perilaku manusia yang berupa reaksi apabila suatu rangsangan terjadi, dan selanjutnya bagaimana mengawasi dan mengontrol prilaku itu.Psikologi yang kognifistik dan lazim disebut psikologi kognitif mencoba mengkaji proses-proses-proses kognitif manusia secara ilmiah. Hal utama yang di kaji oleh psikologi kognitif adalah bagaimana cara manusia memperoleh, menafsirkan, mengatur, menyimpan, mengeluarkan, dan menggunakan pengetahunya ternasuk perkembangan dan penggunaan pengetahuan bahasa.

 

  • Linguistik

Secara umum linguistik lazim di artikan sebagai ilmu bahasa atau ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajianya. Secara umum pembidangan linguistik itu adalah sebagai berikut.Pertama, menurut objek kajianya, linguistik dapat di bagi atas dua bagian besar, yaitu linguistik mikro dan linguistik makro.Kedua,menurut kajianya, linguistik dapat di bagi atas dua bidang besar, yaitu linguistik teoritis dan linguistik terapan. Ketiga,adanya yang disebut linguistik sejarah dan sejarah linguistik.

 

  • Psikolinguistik

Secara etimologi sudah di singgung bahwa kata psikolinguistik terbentuk dari kata psikologi dan kata linguistik, yakni dua bidang ilmu yang berbeda masing-masing berdiri sendiri, dengan prosedur dan metode yang berlainan.Bantuan dari ilmu lain sangat di perlukan, seperti neuro psikologis, neurolinguistik, berarti hanya kedua bidang ilmu itu saja yang di terapkan, tetapi juga hasil penelitian dari ilmu-ilmu lain pun di manfaatkan.

 

Subdisiplin psikolinguistik

Psikolinguistik telah berkembang sehingga melahirkan beberapa subdisiplin psikolinguistik.Di antara subdisiplin psikolinguistik itu sebagai berikut:

  • Psikolinguistik Teoritis
  • Psikolinguistik Perkembangan
  • Psikolinguistik Sosial
  • Psikolinguistik Pendidikan
  • Psikolinguistik Neurologi (Neurpsikolinguistik)
  • Psikolinguistik Eksperimen
  • Psikolinguistik Terapan

Beberapa pakar berpendapat, psikolinguistik berinduk pada psikologi karena istilah itumerupakan nama  baru dari psikologi bahasa (psychology of language) yang telah di kenal beberapa waktu sebelumnya.

 

Pokok bahasan psikolinguistik

Mata kuliah psikolinguistik di masukan dalam kelompok mata kulah proses belajar-mengajar.Karena psikolinguistik tidak dapat di pisahkan dari kegiatan pembelajaran bahasa, maka untuk memahami bahasa dan belajar bahasa, akan di bicarakan lebih jauh mengenai teori linguistik dan teori psikologi belajar, baik yang behavioristik maupun kognitifistik.

 

 

SEJARAH PERKEMBANGAN PSIKOLINGUISTIK

Sejarah Psikolinguistik

Pada awal perkembangannya, psikolinguistik bermula dari adanya pakar linguistik yang berminat pada psikologi dan adanya pakar psikologi yang berkecimpung dalam linguistik. Dilanjutkan dengan adanya kerja sama antara pakar linguistik dan pakar psikologi dan kemudian muncullah ilmu psikolinguistik sebagai disiplin mandiri.

      Psikologi Dalam Linguistik

Dalam sejarah kajian linguistik ada sejumlah pakar linguistik yang menaruh perhatian besar pada psikologi. Di antara mereka yang patut diketengahkan adalah:

      Wilhelm Von Humboldt

      Ferdinand de Saussure

      Edward Sapir

      Leonard Bloomfield, dan

      Otto Jespersen

 

      Linguistik dalam psikolinguistik

Dalam sejarah perkembangan psikologi ada sejumlah pakar psikologi yang menaruh perhatian pada linguistik. Diantara mereka yang patut di ketengahkan adalah:

ü  John Dewey

ü  Karl Buchter

ü  Wundl

ü  Watson

ü  Weiss

 

      Kerjasama Psikologi dan Linguistik

Kerjasama secara langsung antara disiplin linguistik dan psikologi sebenarnya sudahdi mulai sejak 1860, yaitu Heyman Steinthal, seorang ahli psikologi yang menjadi linguistik dan Moritz Lazarus seorang ahli linguistik yang beralih menjadi ahli psikologi dengan menerbitkan sebuah jurnal yang khusus membicarakan masalah psikologi bahasa dari sudut linguistik dan psikologi.

Kerjasama lebih erat di lakukan pada tahun 1901 di Jerman oleh Albert Thumb seorang ahli linguistik dengan karl marbe seorang ahli psikologi, yang menerbitkan buku berjudul Experimentelle Untersuchungen iiber die psychologishen Grundlagen der Analogiebieldung sebagai hasil kerjasamanya.

 

      Psikolinguistik Sebagai Disiplin Mandiri

Secara formal kelahiran psikolinguistikdi tandai dengan di buka nya suatu program khusus psikolinguistik pada tahun 1953 oleh R. Brown.

Dalam pada ini Lenneberg menyatakan bahwa manusia mempunyai kecenderungan biologi yang khusus untuk memperoleh bahasa yang tidak di miliki hewan, alasanya sebagai berikut ini:

  • Terdapatnya pusat-pusat yang khas di dalam otak untuk berbahasa.
  • Cara perkembangan bahasa pada semua bayi adalah sama.
  • Adanya kesukaran yang di alami untuk menghambat pertumbuhan untuk bahasa pada manusia.
  • Bahasa tidak mungkin di ajarkan pada mahkluk lain.
  • Semua bahasa di dunia ini memiliki bagian-bagian yang sama bersifat universal.

 

Perkembangan Psikolinguistik

Pada awal perkembanganya, psikolinguistik sangat berbau behaviorisme terutama yang mencoba menerangkan bahasa menurut kerangka Stimulus-Respons yang tidak mentalis. Tata bahasa ini memberikan satu peraturan mengenai rumus-rumus tata bahasa yang memungkinkan seseorang membuat kalimat-kalimat baru yang jumlah nya tidak terbatas.

 

 

Tiga Generasi dalam Psikolinguistik

Sehubungan dengan perkembangan disiplin psikolinguistik ada artikel dari Mehler dan Noizet berjudul “Vers une Modelle Psycholonguistique (Paris, 1947). Isinya tentang adanya tiga generasi dalam psikolinguistik. Adanya baiknya tentang adanya tiga generasi itu kita bicarakan juga secara ringkas di sini di dasarkan pada parera (1996).

 

  • Psikolinguistik Generasi Pertama

Psikolinguistik generasi pertama adalah psikolinguistik dengan pakar yang menulis artikel dalam kumpulan karangan berjudul psycholinguistics : A Survey of  Theory  and Research Problems yang di sunting oleh C. Osgood dan T. Sebeok.

 

  • Psikolinguistik Generasi kedua

Oleh karena teori-teori psikolinguistik generasi pertama ini tidak menjawab banyak masalah proses berbahasa dan teori-teori itu kekurangan daya penjelas, maka di perlukan teori yang lain dalam psikolinguistik. Lahirlah  teori-teori [sikolinguistik generasi kedua, dengan tokoh utamanya yakni Noam Chomsky dan George Miller.

 

  • Psikolinguistik Generasi Ketiga

Hubungan tata bahasa dan pada kalimat saja belum sampai pada wacana. Hubungan tata bahasa dan semantic di perlukan hanya dalam proses pembentukan kalimat yang gramatikal dan bermakna, terlepas dari konteks wacana.

 

Psikolinguistik di rusia yang di kenal dengan nama “Teori Aktivitas Ujaran”. Telah mendasarkan diri pada postulat bahwa “prilaku manusia bersifat aktif, purposive, termotivasi” postulat ini di Negara-negara barat belum tercapai dengan memuaskan.

.

.Dafta

Daftar Pustaka

Chaer,   Abdul.   Gramatika Bahasa Indonesia.         Jakarta   :  Rineka Cipta,1993a.

Pembakuan Bahasa Indonesia.           Jakarta    :  Rineka Cipta        1993b.Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta 1994.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s